Home Smartphone Internet Inspirasi Game
6 Tips Sederhana Membuat Baterai Smartphone Tambah Awet

6 Tips Sederhana Membuat Baterai Smartphone Tambah Awet



Sekarang ini, banyak produk smartphone dengan baterai berkapasitas daya besar dijual dipasaran. Salah satu tujuannya untuk memudahkan pemakai agar tidak perlu bolak balik melakukan charge karena daya baterai bisa bertahan lama. Untuk waktu pengecasan sendiri, mulai banyak produk menerapkan teknologi fastcharging. Yaps, selain penggunaan baterai bisa lebih tahan lama, para produsen smartphone juga  mempertimbangkan bagaimana waktu pengguna bisa lebih efisien dalam pengisian.

Teknologi – teknologi di atas pastinya pengembangan yang dilakukan untuk membuat konsumen lebih nyaman dalam menggunakan smartphone. Nggak perlu repot baterai cepat habis, nggak perlu repot nunggu baterai penuh lagi kalau sudah habis. Kurang lebih itulah gambaran teknologi baterai yang ada pada smartphone sekarang ini.

Tapi dari berbagai teknologi itu, belum ada produsen yang berani mengklaim baterainya kuat sampai 2 tahun, 3 tahun, 4 tahun, dan seterusnya. Tanpa garansi ini, teknologi yang ada pada smartphone sekarang ini perihal baterai jadi agak kurang. Pastinya pengguna akan, senang apabila produsen bisa menjamin berapa lama baterai pada smartphone keluaran mereka bisa bertahan.

Lho kenapa nggak ada pabrikan yang menjamin berapa lama usia baterai mereka? Kenapa nggak berani? Kan teknologi sudah canggih. Pasti adalah penelitian yang khusus dilakukan para pabrikan smartphone buat mengetahui berapa lama umur baterai mereka bisa dipakai?

Akhirnya banyak pertanyaan perihal usia penggunaan baterai ini. Lolock sendiri tidak tau persis kenapa produsen tidak benar – benar  memberi tahu konsumen persis waktu penggunaan baterai smartphone. Tapi satu hal yang terfikirkan adalah. Masa umur baterai amat erat kaitannya, dengan bagaimana pengguna memperlakukan smartphone dan baterai smartphonenya. Pengguna yang peka terhadap baterai smartphonenya, otomatis baterai smartphonenya akan lebih awet. Begitu dengan kebalikannya. Lalu bagaimana sih pengguna yang peka terhadap baterai smartphonenya? Baiklah lolock akan bahas sedikit beberapa tips supaya baterai smartphone lockamania makin awet aja, seperti dibawah ini.

Jaga Siklus Pengisian Baterai

Tips pertama untuk memperpanjang usia penggunaan baterai adalah dengan menjaga kestabilan siklus pengisian baterai. Walaupun teknologi pengisian baterai sekarang ini sudah sangat canggih. Pengisian baterai dengan waktu atau jadwal nggak jelas sangat tidak disarankan. Material baterai smartphone yang terbuat dari logam sangat peka terhadap muatan yang tidak stabil baik dari waktu pengisian atau ketidakstabilan dari pengisian. Dengan membuat penjadwalan yang jelas, akan membuat baterai smartphone awet, karena kandungan baterai smartphone juga akan awet.

Hindari Overheat

Baterai yang terlampau panas, karena smartphone bekerja sangat berlebihan. Bisa menjadi salah satu faktor yang ngebuat baterai lebih cepat rusak. Menghindari kondisi overheat yang terjadi pada smartphone adalah salah satu cara membuat umur baterai pada smartphone lebih panjang. Selain bisa melindungi komponen penunjang baterai yang mayoritas terdiri dari logam yang sangat sensitif terhadap kalor atau panas. Menghindari overheat pada smartphone juga bisa loh melindungi banyak perangkat smartphone sekaligus. Ini karena banyak komponen di dalam smartphone terbuat dari bahan logam lockamania.

Gunakan Charger Orisinil

Kestabilan dalam proses charging baterai berpengaruh pada umur pakai baterai. Pengisian daya tidak stabil, yang diakibatkan oleh charger palsu atau tidak sesuai. Bisa membuat masa pakai baterai jadi lebih singkat karena komponen didalamnya rusak. Menggunakan charger yang sesuai, dengan daya yang stabil. Bisa lebih baik dalam menjaga umur baterai smartphone lockamania.

Jangan Sampai Overcharge

Tips berikutnya yang bisa dilakukan supaya umur baterai smartphone makin awet, dengan cara nggak membiarkan baterai di charge lebih dari 100%. Yap maksudnya kalau sudah 100% langsung cabut aja smartphone lockamania dari chargernya, bahkan kalau bisa setelah sampai 90% baterai sudah bisa dicabut.

Walaupun teknologi pengisian smartphone sudah sangat berkembang. Sehingga baterai akan otomatis terhenti mengisi. Tetap saja ada daya dengan muatan kecil yang masuk, bila charger yang masih terhubung ke sumber listrik masih melakukan kontak dengan smartphone kamu. Yang lebih bahaya sebenarnya, terdapat arus pendek yang terjadi sehingga membuat konsleting pada smartphone kamu. So mencegah tetap lebih baik daripada mengobati. Setuja???

Hindari Penggunaan Sampai Habis

Selain tidak berlebihan dalam charge, atau biasa disebut overcharge. Penggunaan baterai sampai habis juga bisa mempersingkat umur baterai smartphone lockamania. Ini bisa terjadi lapisan litihium metalik yang nantinya akan membuat mall fungsi dari baterai. Pastinya apabila mallfungsi ini berjalan terus menerus baterai akan cepat rusak, soak, atau paling tidak sering mengalami reboot.

Gunakan Smartphone Setelah Selesai Pengisian

Idealnya pengisian dilakukan pada angka 30 – 90%. Pengisian seperti ini bisa menghindarkan baterai dari terciptanya lapisan – lapisan logam yang nantinya mampu merusak kinerja baterai. Dengan kinerja kurang baik, baterai bisa mengeluarkan daya yang terlalu berlebih, atau malah terlalu berkurang. Dan sekali lagi, kestabilan baterai baik dari pengisian atau juga penggunaan amat penting membuat baterai lebih lama dipakai. Semakin kurang stabil baterai, maka kandungan logam dari baterai akan sedikit – demi sedikit berkurang daya tahannya. Membuat baterai cepat rusak.

Artikel Terkait